Sabtu, 02 Januari 2010

pokoke seneng






asyik main bersama

HUMOR GUS DUR




Banyak humor-humor yang dilontarkan Gus Dur dalam berbagai kesempatan, yang bisa kita simak berikut.

Humor NU
Seperti saat menggambarkan fanatisme orang NU, bagi Gus Dur, ada tiga tipe orang NU.
"Kalau mereka datang dari pukul tujuh pagi hingga jam sembilan malam, dan menceritakan tentang NU, itu biasanya orang NU yang memang punya komitmen dan fanatik terhadap NU," jelasnya tentang jenis yang pertama.
Jenis yang kedua adalah mereka yang meski sudah larut malam, sekitar jam dua belas sampai jam satu malam, namun masih mengetuk pintu Gus Dur untuk membicarakan NU, “Itu namanya orang gila NU.”
“Tapi kalau ada orang NU yang masih juga mengetuk pintu rumah saya jam dua dinihari hingga jam enam pagi, itu namanya orang NU yang gila,” kata Gus Dur sambil terkekeh saat itu.

Humor Polisi
Humor lain yang diingat banyak orang adalah kritikan dalam bentuk lelucon yang dolintarkan saat banyak pihak mempertanyakan moralitas polisi, yang masih bisa berlaku dengan saat sekarang walaupun humor ini dilontarkannya setyahun silam.
"Polisi yang baik itu cuma tiga. Pak Hugeng almarhum bekas Kapolri, patung polisi dan polisi tidur," selorohnya.

Humor Umat Beragama
Guyonan lainnya dilontarkan Gus Dur saat menghadiri "Seminar wawasan kebangsaan Indonesia" di Batam. Di hadapan 100 pendeta dari seluruh propinsi Kepri, Gus Dur menjelaskan kebersamaan harus diawali dengan sikap berbaik hati terhadap sesama.
"Oleh karena itu seluruh umat bertanggungjawab atas masa depan bangsa. Boleh berantem satu sama lain tapi keselamatan bangsa tetap diutamakan," kata Gus Dur disambut tawa peserta.

Humor DPR
Dia juga sempat melontarkan guyonan tentang prilaku anggota DPR RI. Sempat menyebut mereka sebagai anak TK, Gus Dur pun berseloroh anggota DPR sudah "turun pangkat" setelah ricuh dalam sidang paripurna pembahasan kenaikan bahan bakar minyak (BBM) pada 2004 silam.
"DPR dulu TK sekarang playgroup," kata Gus Dur di kediamannya di Ciganjur, Jakarta, Selatan, Kamis (17/03), ketika menjawab pertanyaan wartawan tentang kejadian di DPR saat sidang Rabu (16/03).

Humor Jihad
Bahkan saat menanggapi aksi jihad yang dilakukan oleh banyak warga Muslim yang percaya kematiannya akan "menjamin" tempat di surga, Gus Dur malah kembali melemparkan leluconnya.
"Gus, betulkah para pengebom itu mati syahid dan bertemu bidadari di surga?" tanya seorang wartawan kepada Gus Dur.
Gus Dur pun menjawab, "Memangnya sudah ada yang membuktikan? Tentu saja belum kan, ulama maupun teroris itu kan juga belum pernah ke surga. Mereka itu yang jelas bukan mati syahid tapi mati sakit. Dan kalau pun mereka masuk surga, mereka akan menyesal bertemu bidadaru, karena kepalanya masih tertinggal di dunia dan ditahan oleh polisi."

Humor Ziarah
Mungkinkah Gus Dur benar-benar percaya pada isyarat dari makam-makam leluhur? Kelihatannya dia memang percaya, sebab Gus Dur selalu siap dengan gigih dan sungguh-sungguh membela "ideologi"nya itu. Padahal hal tersebut sering membuat repot para koleganya.
Tapi, ini mungkin jawaban yang benar, ketika ditanya kenapa Gus Dur sering berziarah ke makam para ulama dan leluhur.
"Saya datang ke makam, karena saya tahu. Mereka yang mati itu sudah tidak punya kepentingan lagi," katanya.

Gitu Aja Kok Repot
Selain humornya, Gus Dur juga dikenal dengan jawabannya yang menyederhanakan pemikiran masyarakat yang terkadang berbelit-belit. Dia kerap kali menjawab, "Gitu aja kok repot."
Seperti saat dia memberikan tanggapan perihal pernyataan Probosutedjo perihal kebenaran kondisi Soehrato yang sakit. Saat itu (2 Maret 2000), Gus Dur mengaku tidak diijinkan bertemu dengan Soherto.
Gus Dur mengakui, dari pihaknya tidak ada masalah sama sekali untuk mengunjungi Soeharto, dan pintunya selalu terbuka. "Perkara saya pergi dengan siapa tidak masalah. Dengan Marzuki Darusman atau kalau perlu seluruh kabinet saya bawa. Begitu saja kok repot-repot," katanya.
Jawaban yang sama juga dilontarkan cucu pendiri NU itu saat menanggapi tuntutan Fron Pembela Islam (FPI).
"Jangan takut dan khawatir, tenang-tenang saja. Gitu aja kok repot."

Ucapan ini menjadi trademark tersendiri, sehingga ucapan ini pula yang ditiru oleh Gus Pur dalam acara Republik Mimpi.
Saat ditanya Andy F Noya dalam acara Kick Andy, perihal peran yang dilakoni Handoyo, Gus Dur pun kembali menanggapi dengan enteng.

"Abis gimana lagi, yah anggep saja sudah. Itung-itung advertensi (iklan) gratis," katanya disambut gelak tawa penonton.

GURITA CIKEAS

Buku ini ditulis oleh George Junus Aditjondro. Judul lengkapnya: Membongkar Gurita Cikeas, di Balik Kasus Bank Century. Dilaunching hari Rabu (23/12) di Yogya. Hari Sabtu (26/12), buku yang diedarkan melalui jaringan Toko Buku Gramedia ini ditarik dari peredaran.

“Apakah penyertaan modal sementara yang berjumlah Rp 6,7 triliun itu ada yang bocor atau tidak sesuai dengan peruntukannya? Bahkan berkembang pula desas-desus,rumor, atau tegasnya fitnah, yang mengatakan bahwa sebagian dana itu dirancang untuk dialirkan ke dana kampanye Partai Demokrat dan Capres SBY; fitnah yang sungguh kejam dan sangat menyakitkan….

Sejauh mana para pengelola Bank Century yang melakukan tindakan pidana diproses secara hukum, termasuk bagaimana akhirnya dana penyertaan modal sementara itu dapat kembali ke negara?”

Begitulah sekelumit pertanyaan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam pidatonya hari Senin malam, 23 November 2009, menanggapi rekomendasi Tim 8 yang telah dibentuk oleh Presiden sendiri, untuk mengatasi krisis kepercayaan yang meledak di tanah air, setelah dua orang pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) – Bibit S Ryanto dan Chandra M Hamzah – ditetapkan sebagai tersangka kasus pencekalan dan penyalahgunaan wewenang, hari Selasa, 15 September, dan ditahan oleh Mabes Polri, hari Kamis, 29 Oktober 2009.

Barangkali, tanpa disadari oleh SBY sendiri, pernyataannya yang begitu defensif dalam menangkal adanya kaitan antara konflik KPK versus Polri dengan skandal Bank Century, bagaikan membuka kotak Pandora yang sebelumnya agak tertutup oleh drama yang dalam bahasa awam menjadi populer dengan julukan drama cicak melawan buaya.

Memang, drama itu, yang begitu menyedot perhatian publik kepada tokoh Anggodo Widjojo, yang dijuluki “calon Kapolri” atau “Kapolri baru”, cukup sukses mengalihkan perhatian publik dari skandal Bank Century, bank gagal yang mendapat suntikan dana sebesar Rp 6,7 trilyun dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), jauh melebihi Rp 1,3 trilyun yang disetujui DPR‐RI.

Selain merupakan tabir asap alias pengalih isu, penahanan Bibit dan Chandra oleh Mabes Polri dapat ditafsirkan sebagai usaha mencegah KPK membongkar skandal Bank Century itu, bekerjasama dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Soalnya, investigasi kasus Bank Century itu sudah didorong KPK (Batam Pos, 31 Agust 2009). Sedangkan BPK juga sedang meneliti pengikutsertaan dana publik di bank itu, atas permintaan DPR‐RI pra‐Pemilu 2009.

Dari berbagai pemberitaan di media massa dan internet, nama dua orang nasabah terbesar Bank Century telah muncul ke permukaan, yakni Hartati Mudaya, pemimpin kelompok CCM (Central Cipta Mudaya) dan Boedi Sampoerna, salah seorang penerus keluarga Sampoerna, yang menyimpan trilyunan rupiah di bank itu sejak 1998.

Sebelum Bank Century diambilalih oleh LPS, Boedi Sampoerna, seorang cucu pendiri pabrik rokok PT HM Sampoerna, Liem Seng Thee, masih memiliki simpanan sebesar Rp Rp 1.895 milyar di bulan November 2008, sedangkan simpanan Hartati Murdaya sekitar Rp 321 milyar.

Keduanya sama‐sama penyumbang logistik SBY dalam Pemilu lalu. Beberapa depositan kelas kakap lainnya adalah PTPN Jambi, Jamsostek, dan PT Sinar Mas. Boedi Sampoerna sendiri, masih sempat menyelamatkan sebagian depositonya senilai US$ 18 juta, berkat bantuan surat‐surat rekomendasi Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri waktu itu, Komjen (Pol) Susno Duadji, tanggal 7 dan 17 April 2009 (Rusly 2009: Haque, 2009; Inilah.com, 25 Febr 2009; Antara News, 10 Ag. 2009; Vivanews.com, 14 Sept. 2009; Forum Keadilan, 29 Nov. 2009: 14).

BANTUAN GRUP SAMPOERNA UNTUK HARIAN JURNAS

Apa relevansi informasi ini dengan keluarga Cikeas?

Boedi Sampoerna ditengarai menjadi “salah seorang penyokong SBY, termasuk dengan menerbitkan sebuah koran” (Rusly 2009: 48).

Ada juga yang mengatakan” Sampoerna sejak beberapa tahun lalu mendanai penerbitan salah satu koran nasional (Jurnas/Jurnal Nasional) yang menjadi corong politik Partai SBY” (Haque 2009).

Dugaan itu tidak 100% salah, tapi kurang akurat. Untuk itu, kita harus mengenal figur‐figur keluarga Sampoerna yang memutar roda ekonomi keluarga itu, setelah penjualan 97% saham PT HM Sampoerna kepada maskapai transnasional AS, Altria Group, pemilik pabrik rokok AS, Philip Morris, di tahun 2005, seharga sekitar US$ 2 milyar atau Rp 18,5 trilyun.

Liem Seng Tee, yang mendirikan pabrik rokok itu di tahun 1963 bersama istrinya, Tjiang Nio, mewariskan perusahaan itu kepada anaknya, Aga Sampoerna (Liem Swie Ling), yang lahir di Surabaya tahun 1915. Aga Sampoerna kemudian menyerahkan perusahaan itu kepada dua orang anaknya, Boedi Sampoerna, yang lahir di Surabaya, tahun 1937, serta adiknya, Putera Sampoerna, yang lahir di Amsterdam, 13 Oktober 1947 (PDBI 1997: A‐789 – A‐796; Warta Ekonomi, 18‐31 Mei 2009: 43, 49).

Sesudah menjual pabrik rokoknya kepada Philip Morris, Putera menyerahkan pengelolaan perusahaan pada anak bungsunya, Michael Joseph Sampoerna, yang telah mengembangkan holding company keluarga yang baru, Sampoerna Strategic, ke berbagai bidang dan negara.

Misalnya, membeli 20% saham perusahaan asuransi Israel, Harel Investment Ltd dan saham dalam kasino di London, dan berencana membuka sejuta hektar kelapa sawit di Sulawesi, berkongsi dengan kelompok Bosowa milik Aksa Mahmud, ipar Jusuf Kalla (Investor, 21 Ag.‐3 Sept. 2002: 19; Prospektif, 1 April 2005: 48; Globe Asia, Ag. 2008: 52‐53, Ag. 2009: 100‐101).

Namun ada seorang kerabat Boedi dan Putera Sampoerna, yang tidak pernah memakai nama keluarga mereka. Namanya Sunaryo, seorang kolektor lukisan yang kaya raya, yang mengurusi pabrik kertas Esa Kertas milik keluarga Sampoerna di Singapura yang hampir bangkrut, dan sedang bermasalah dengan Bank Danamon.

Menurut sumber‐sumber penulis, sejak pertama terbit tahun 2006, Sunaryo mengalirkan dana Grup Sampoerna ke PT Media Nusa Perdana, penerbit harian Jurnal Nasional di Jakarta.

Perusahaan itu kini telah berkembang menjadi kelompok media cetak yang cukup besar, dengan harian Jurnal Bogor, majalah bulanan Arti, dan majalah dwimingguan Explo. Boleh jadi, dwimingguan ini merupakan sumber penghasilan utama perusahaan penerbitan ini, karena penuh iklan dari maskapai-maskapai migas dan alat‐alat berat penunjang eksplorasi migas dan mineral.

Secara tidak langsung, dwi‐mingguan Explo dapat dijadikan indikator, sikap Partai Demokrat – dan barangkali juga, Ketua Dewan Pembinanya – terhadap kebijakan‐kebijakan negara di bidang ESDM.

Misalnya dalam pendirian pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN), yang tampaknya sangat dianjurkan oleh Redaksi Explo (lihat tulisan Noor Cholis,“PLTN Muria dan Hantu Chernobyl”, dalam Explo, 16‐31 Oktober 2008, hal. 106, serta berita tentang PLTN Iran yang siap beroperasi, September lalu dalam Explo, 1‐15 April 2009, hal. 79).

Pemimpin Umum harian Jurnas berturut‐turut dipegang oleh Asto Subroto (2006‐2007), Sonny (hanya beberapa bulan), dan N Syamsuddin Ch. Haesy (2007 sampai sekarang). Kedua pemimpin umum pertama bergelar Doktor dari IPB, dan termasuk pendiri Brighton Institute bersama SBY.

Selama tiga tahun pertama, ada dua orang fungsionaris PT Media Nusa Perdana yang diangkat oleh kelompok Sampoerna, yakni Ting Ananta Setiawan, sebagai Pemimpin Perusahaan, dan Rainerius Taufik sebagai Senior Finance Manager atau Manajer Utama Bisnis.

Dalam Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) Besar PT Media Nusa Perdana, yang dikeluarkan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi DKI Jakartam 5 Maret 2007, namanya tercantum sebagai Direktur merangkap pemilik dan penanggungjawab.

Sementara itu, kesan bahwa perusahaan media ini terkait erat dengan Partai Demokrat tidak dapat dihindarkan, dengan duduknya

Ramadhan Pohan, Ketua Bidang Pusat Informasi BAPPILU Partai Demokrat sebagai Pemimpin Redaksi harian Jurnal Nasional dan majalah Arti, serta Wakil Ketua Dewan Redaksi di majalah Explo.

Sebelum menjabat sebagai Pemimpin Redaksi Jurnas, Ramadhan Pohon merangkap sebagai Direktur Opini Publik & Studi Partai Politik Blora Center, think tank Partai Demokrat yang mengantar SBY ke kursi presidennya yang pertama.

Barangkali ini sebabnya, kalangan pengamat politik di Jakarta mencurigai bahwa dana kelompok Sampoerna juga mengalir ke Blora Center.

Soalnya, sebelum Jurnas terbit, Blora Center menerbitkan tabloid dwi‐mingguan Kabinet, yang menyoroti kinerja anggota‐anggota Kabinet Indonesia Bersatu. Sementara itu, Ramadhan Pohan baru saja terpilih menjadi anggota DPR‐RI dari Fraksi Demokrat, mewakili Dapil VII Jawa Timur (Jurnalnet.com, 25 Febr. 2005; Fajar, 21 Juni 2005; ramadhanpohan.com, 14 Okt. 2009).

Kembali ke kelompok Jurnas dan hubungannya dengan Grup Sampoerna, di tahun 2008, Ting Ananta Setiawan mengundurkan diri darijabatan Pemimpin Perusahaan, yang kini dirangkap oleh Pemimpin Umum, N. Syamsuddin Haesy.

Namun nama Ananta Setiawan tetap tercantum sebagai Pemimpin Perusahaan, sebagai konsekuensi dari SIUP PT Media Nusa Perdana.

Mundurnya Ananta Setiawan secara de facto terjadi seiring dengan mengecilnya saham Sampoerna dalam perusahaan media itu, dan meningkatnya peranan Gatot Murdiantoro Suwondo sebagai pengawas keuangan perusahaan itu. Isteri Dirut BNI ini, dikabarkan masih kerabat Ny. Ani Yudhoyono (McBeth 2007).

Berapa besar dana yang telah disuntikkan Grup Sampoerna ke kelompok Jurnas?

Menurut SIUP PT Media Nusa Perdana yang diterbitkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi DKI Jakarta, 5 Maret 2007, nilai modal dan kekayaan bersih perusahaan itu sebesar Rp 3 milyar.

Namun jumlah itu, hanya cukup untuk sebulan menerbitkan harian Jurnal Nasional, yang biaya cetak, gaji, dan biaya‐biaya lainnya kurang lebih Rp 2 milyar sebulan. Berarti biaya penerbitan tahun pertama (2006), sekitar Rp 24 milyar. Tahun kedua (2007), turun menjadi sekitar Rp 20 milyar, setelah koran dan majalah‐majalah terbitan PT Media Nusa Perdana mulai menarik langganan dan iklan.

DEBUS BANTEN

. Atraksi Debus Banten

Atraksi yang sangat berbahaya yang biasa kita kenal dengan sebutan Debus, Konon kesenian bela diri debus berasal dari daerah al Madad. Semakin lama seni bela diri ini makin berkembang dan tumbuh besar disemua kalangan masyarakat banten sebagai seni hiburan untuk masyarakat. Inti pertunjukan masih sangat kental gerakan silat atau beladiri dan penggunaan senjata. Kesenian debus banten ini banyak menggunakan dan memfokuskan di kekebalan seseorang pemain terhadap serangan benda tajam, dan semacam senjata tajam ini disebut dengan debus.
[Image: debus2.jpg]
Kesenian ini tumbuh dan berkembang sejak ratusan tahun yang lalu, bersamaan dengan berkembangnya agama islam di Banten. Pada awalna kesenian ini mempunyai fungsi sebagai penyebaran agama, namun pada masa penjajahan belanda dan pada saat pemerintahan Sultan Agung Tirtayasa. Seni beladiri ini digunakan untuk membangkitkan semangat pejuang dan rakyat banten melawan penjajahan yang dilakukan belanda. Karena pada saat itu kekuatan sangat tidak berimbang, belanda yang mempunyai senjata yang sangat lengkap dan canggih. Terus mendesak pejuang dan rakyat banten, satu satunya senjata yang mereka punya tidak lain adalah warisan leluhur yaitu seni beladiri debus.

LAPORAN HASIL PENILAIAN PERUSAHAAN

LAPORAN HASIL PENILAIAN
PERINGKAT KINERJA PERUSAHAAN
DALAM PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP
PROPER 2008 - 2009
Sekretariat PROPER Kementrian Lingkungan Hidup 2009
Sumber :
Tlp. 021-8911 1660 (Hunting); 798 5890; 9824 3984
Fax. 021-8911 1662; 798 5972
0812 8041 0121
sms: 0812 8041 0121
web: www.benefita.com
email: info@benefita.com
Facebook group | BENEFITA - The United Environment

DAFTAR PERINGKAT PROPER 2008 - 2009
PERINGKAT EMAS
No Nama Perusahaan Jenis Industri
Peringkat PROPER 2008 - 2009
1 PT. Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk. - Pabrik Citeureup Semen EMAS

DAFTAR PERINGKAT PROPER 2008 - 2009
PERINGKAT HIJAU
No Nama Perusahaan Jenis Industri
Peringkat PROPER
2008 - 2009
1 ConocoPhillips (South Jambi) Ltd. EP Migas HI JAU
2 PT. Pertamina EP Area Subang Region Jawa EP Migas
3 Kodeco Energy Co., Ltd EP Migas
4 PT. Total EP Indonesie - Handil (CPA) EP Migas
5 PT. Total EP Indonesie - Tunu (NPU) EP Migas
6 Vico Indonesia - Badak Asset EP Migas
7 Vico Indonesia - Nilam Asset EP Migas
8 Premier Oil Natuna Sea BV EP Miga
9 Exxon Mobil Oil Indonesia, Inc (Cluster 1,2,3,4 & SLS A) EP Migas
10 PT. Medco EP - Rimau EP Migas
11 PT. Chevron Geothermal Indonesia, Ltd. - Lapangan Panas Bumi Darajat Geothermal /PLTP
12 PT. Chevron Geothermal Indonesia, Ltd. - Lapangan Panas Bumi Gn. Salak Geothermal / PLTP
13 PT. Pertamina (Persero) Geothermal Energy Area Kamojang Geothermal / PLTP
14 Star Energy (WayangWindu) Ltd. Geothermal / PLTP
15 PT. Badak Natural Gas Liquefaction LNG/LPG
16 PT. Indonesia Power UBP Priok PLTGU
17 PT. Indonesia Power UBP Kamojang Unit PLTP Kamojang dan PLTP Darajat PLTP
18 PT. Jawa Power PLTU
19 PT. Adaro Indonesia Tambang Batubara
20 PT. Arutmin Indonesia - Senakin Tambang Batubara
21 PT. Kaltim Prima Coal Tambang Batubara
22 PT. Bukit Asam (Persero) Tbk. Unit Pertambangan Tanjung Enim Tambang Batubara
23 PT. Aneka Tambang, Tbk. - Pongkor Tambang Mineral
24 PT. Newmont Nusa Tenggara Tambang Mineral
25 PT. Pertamina (Persero) RU IV - Cilacap UP Migas
26 PT. Pfizer Indonesia Farmasi
27 PT. Bio Farma (Persero) Farmasi
28 PT. Astra Daihatsu Motor - Assy Plant Otomotif
29 PT. Nippon Shokubai Indonesia Petrokimia
30 PT. Titan Petrokimia Nusantara Petrokimia
31 PT. Toba Pulp Lestari, Tbk. Pulp
32 PT. Riau Andalan Pulp and Paper Mill Pulp & paper
33 PT. Tanjungenim Lestari Pulp and Paper Pulp & paper
34 PT. Holcim Indonesia, Tbk - Narogong Plant Semen
35 PT. Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk. - Palimanan Semen
36 PT. Holcim Indonesia, Tbk - Cilacap Plant Semen
37 PT. Semen Gresik (Persero), Tbk. - Pabrik Tuban Semen
38 PT. Bitratex Tekstil
39 PT. Jababeka Kawasan Industri
40 PT. Erna Djuliawati (Lyman Group) Plywood
41 PT. Sari Aditya Loka I Sawit

No Nama Perusahaan Jenis Industri
Peringkat PROPER
2008 - 2009
1 PT. Pertamina (Persero) DPPU Ngurah Rai Distribusi Migas B I R U
2 PT. Pertamina (Persero) S&D Region II Terminal Transit Tg. Gerem Distribusi Migas
3 PT. Pertamina (Persero) S&D Region II - Rewulu Distribusi Migas
4 PT. Pertamina (Persero) S&D Region II - Instalasi Plumpang Distribusi Migas
5 PT. Pertamina (Persero) S&D Region II - Balongan Group Distribusi Migas
6 PT. Pertamina (Persero) S&D Region II - Depot Cilacap Distribusi Migas
7 PT. Pertamina (Persero) S&D Region II - Depot Maos Distribusi Migas
8 PT. Pertamina (Persero) S&D Region I - Panjang Distribusi Migas
9 PT. Pertamina (Persero) S&D Region IV - Depot Palopo Distribusi Migas
10 PT. Pertamina (Persero) S&D Region IV - Pare-Pare Distribusi Migas
11 PT. Pertamina (Persero) S&D Region I - Terminal Transit Teluk Kabung Distribusi Migas
12 PT. Pertamina EP Unit Bisnis Jambi EP Migas
13 PT. Pertagas Jawa Bagian Barat EP Migas
14 JOB Pertamina Petrochina East Java EP Migas
15 PT. Santos Maleo EP Migas
16 PT. Pertamina EP Unit Bisnis Tanjung EP Migas
17 PT. Medco EP - Tarakan EP Migas
18 PT. Pertamina EP Area Sangatta Region KTI EP Migas
19 PT. Pertamina EP Unit Bisnis Sanga EP Migas
20 Vico Indonesia - Semberah Asset EP Migas
21 ConocoPhillips Indonesia Ltd. - Eastern Hub Ops EP Migas
22 Star Energy (Kakap) Ltd EP Migas
23 PT. Medco EP - Lirik (Kampar) EP Migas
24 Energy Equity Epic (Sengkang) Ltd. EP Migas
25 JOB Pertamina Medco Tomori EP Migas
26 ConocoPhillips (Grissik) Ltd. - Gas Operation EP Migas
27 ConocoPhillips (Grissik) Ltd. - Oil Operation EP Migas
28 PT. Pertamina EP Unit Bisnis Adera EP Migas
29 TAC Pertamina Elnusa Tri Star EP Migas
30 JOB Pertamina Costa International EP Migas
31 PT. Pertamina (Persero) Geothermal Energy Area Sibayak Geothermal
32 PT. Pertamina (Persero) Geothermal Energy Area Lahendong Geothermal
33 PT. Arun Natural Gas Liquefaction LNG/LPG
34 PT. Medco LPG Kaji LNG/LPG
35 PT. Indonesia Power UBP Bali Pesanggaran PLTD
36 PT. Makassar Power PLTD
37 PT. Indonesia Power UBP Bali Gilimanuk PLTG
38 PT. Indonesia Power UBP Semarang - Sunyaragi PLTG

DAFTAR PERINGKAT PROPER 2008 - 2009
PERINGKAT BIRU
39 PT. Indonesia Power UBP Semarang - Tambak Lorok PLTG/PLTU/ PLTGU
40 PT. Indonesia Power UBP Grati PLTGU
41 PT. PJB UP Gresik PLTGU
42 PT. Energy Sengkang PLTGU
43 PT. Indonesia Power UBP Kamojang Unit PLTP Gunung Salak PLTP
44 PT. PJB UP Paiton PLTU
45 PT. Puncak Jaya Power PLTU
46 PT. PLN (Persero) - Sektor Bukit Asam PLTU
47 PT. Berau Coal - Binungan Tambang Batubara
48 PT. Berau Coal - Lati Tambang Batubara
49 PT. Trubaindo Coal Mining Tambang Batubara

No Nama Perusahaan Jenis Industri
Peringkat PROPER
50 PT. Koba Tin Tambang Mineral
51 PT. Nusa Halmahera Mineral Tambang Mineral
52 PT. Freeport Indonesia Tambang Mineral
53 PT. Aneka Tambang, Tbk. - Pomalaa Tambang Mineral
54 PT. Pertamina (Persero) RU V - Balikpapan UP Migas
55 PT. Pertamina (Persero) RU III - Plaju UP Migas
56 PT. Panasonic Gobel Energy Indonesia Battery Kering
57 PT. Danapaint Indonesia Cat
58 PT. Unilever Indonesia, Tbk - Pabrik Cikarang Consumer Goods
59 PT. Unilever Indonesia, Tbk - Pabrik Rungkut Consumer Goods
60 PT. LG Electronics Indonesia Elektronik
61 PT. JVC Electronics Indonesia Elektronik
62 PT. Panasonic Shikoku Electronics Batam Elektronik
63 PT. Sat Nusa Persada, Tbk. Elektronik
64 PT. Bayer Indonesia Farmasi
65 PT. Kimia Farma (Persero), Tbk - Plant Jakarta Farmasi
66 PT. Kimia Farma (Persero), Tbk - Plant Bandung Farmasi
67 PT. Novartis Indonesia Farmasi
68 PT. Tanabe Indonesia Farmasi
69 PT. Konimex Farmasi
70 PT. Bina Guna Kimia Industri Kimia
71 PT. Molindo Raya Industri Kimia
72 PT. Surya Toto Indonesia, Tbk. Keramik
73 PT. Muliakeramik Indahraya Keramik
74 PT. Indah Kiat Pulp & Paper - Pabrik Tangerang Kertas
75 PT. Pabrik Kertas Noree Indonesia Kertas
76 PT. Pura Nusapersada Kertas
77 PT. Sopanusa Tissue & Packaging Saranasukses Kertas
78 PT. Surabaya Mekabox Kertas
79 PT. YKK Zipper Indonesia Lain-lain (Ritsluiting)
80 PT. Ajinomoto Indonesia MSG
81 PT. Sasa Inti MSG
82 PT. Dan Motor Indonesia c.q. PT. Kawasaki Motor Indonesia Otomotif
83 PT. Gaya Motor Otomotif
84 PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia - Sunter Plant Otomotif
85 PT. Bumi Agung Perkasa Indah (BAPI) Pelapisan logam
86 PT. Zebra Asaba Industri Pelapisan logam
87 PT. Armindo Catur Pratama Pelapisan logam
88 PT. Sumiden SerasiWire Products Pelapisan logam
89 PT. Citra Tubindo, Tbk. Pelapisan logam
90 PT. Sermani Steel Pelapisan logam
91 PT. Krakatau Steel (Persero) Peleburan Logam
92 PT. PINDAD (Persero) Peleburan Logam
93 PT. Ispat Indo Peleburan Logam
94 PT. Smelting Peleburan Logam
95 PT. Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) Peleburan Logam
96 PT. Amoco Mitsui PTA Indonesia Petrokimia
97 PT. Asahimas Chemical Petrokimia
98 PT. Bayer MaterialScience Indonesia Petrokimia

No Nama Perusahaan Jenis Industri
Peringkat PROPER 2008 - 2009
Biru

99 PT. Chandra Asri Petrokimia BIRU
100 PT. Dover Chemical Petrokimia BIRU
101 PT. Lautan Otsuka Chemical (LOC) Petrokimia BIRU
102 PT. Rohm and Haas Indonesia Petrokimia BIRU
103 PT. Showa Esterindo Indonesia Petrokimia BIRU
104 PT. Tri Polyta Indonesia, Tbk. Petrokimia BIRU
105 PT. Unggul Indah Cahaya, Tbk. (UIC) Petrokimia BIRU
106 PT. Dystar Colours Indonesia - Cilegon Plant Pewarna Tekstil BIRU
107 PT. Lontar Papyrus Pulp and Paper Mill Pulp & paper BIRU
108 PT. Indah Kiat Pulp and Paper Corporation - Perawang Pulp & paper BIRU
109 PT. Pupuk Kujang Pupuk BIRU
110 PT. Pupuk Kalimantan Timur Pupuk BIRU
111 PT. Pupuk Sriwidjaja Pupuk BIRU
112 PT. Indobharat Rayon Rayon BIRU
113 PT. South Pacific Viscose Rayon BIRU
114 PT. Semen Bosowa Maros Semen BIRU
115 PT. Semen Tonasa Semen BIRU
116 PT. Semen Padang Semen BIRU
117 PT. Semen Baturaja (Persero) Semen BIRU
118 PT. Indonesia Toray Synthetics (ITS) Tekstil BIRU
119 PT. SK Keris Tekstil BIRU
120 CV. Purnama Tirtatex Tekstil BIRU
121 PT. Daliatex Kusuma Tekstil BIRU
122 PT. Indorama Synthetics, Tbk. - Bandung Tekstil BIRU
123 PT. Indorama Synthetics, Tbk. - Purwakarta Tekstil BIRU
124 PT. Kewalram Indonesia Tekstil BIRU
125 PT. Sipatex Putri Lestari Tekstil BIRU
126 PT. Unitex, Tbk. Tekstil BIRU
127 PT. Batam Textile Industry (Batamtex) Tekstil BIRU
128 PT. Behaestex Tekstil BIRU
129 PT. Lotus Indah Textile Industries Tekstil BIRU
130 PT. East Jakarta Industrial Park (EJIP) Kawasan Industri BIRU
131 PT. Megalopolis Manunggal (MM2100)

Kawasan Industri dan
Pengolah Limbah BIRU

132 PT. Perkebunan Nusantara X (Persero) PG Lestari Gula BIRU
133 PT. Perkebunan Nusantara X (Persero) PG Meritjan Gula BIRU
134 PT. Perkebunan Nusantara X (Persero) PG Ngadirejo Gula BIRU
135 PT. Perkebunan Nusantara X (Persero) PG Pesantren Baru Gula BIRU
136 PT. Gunung Madu Plantation Gula BIRU
137 PT. Indo Lampung Perkasa Gula BIRU
138 PT. Perkebunan Nusantara VII (Persero) Unit Usaha Bunga Mayang Gula BIRU
139 PT. Sweet Indo Lampung Gula BIRU
140 PT. Perkebunan Nusantara VII (Persero) Unit Usaha Cinta Manis Gula BIRU
141 PT. Perkebunan Nusantara VII (Persero) Unit Usaha Padang Plawi Karet BIRU
142 PT. DjambiWaras I Karet BIRU
143 PT. DjambiWaras II - Jujuhan Karet BIRU
144 PT. Condong Garut - Komoditi Karet Karet BIRU
145 PT. Giat Usaha Dieng Karet BIRU
146 PT. New Kalbar Processor Karet BIRU

No Nama Perusahaan Jenis Industri
Peringkat PROPER 2008 - 2009

147 PT. Sumber Djantin Karet BIRU
148 PT. Tirta Sari Surya Karet BIRU
149 PT. Lembah Karet Karet BIRU
150 PT. Teluk Luas Karet BIRU
151 PT. Aneka Bumi Pratama Karet BIRU
152 PT. Kirana Musi Persada Karet BIRU
153 PT. Multimas Nabati Asahan Minyak Goreng BIRU
154 PT. Kayu Lapis Indonesia Plywood BIRU
155 PT. Sari Aditya Loka II Sawit BIRU
156 PT. Condong Garut - Komoditi Sawit Sawit BIRU
157 PT. Perkebunan Nusantara VII (Persero) Unit Usaha Bekri Sawit BIRU
158 PT. Perkebunan Nusantara VII (Persero) Unit Usaha Rejosari Sawit BIRU
159 PT. Tunas Baru Lampung - Divisi CPO Kekah Sawit BIRU
160 PT. Mitra Unggul Pusaka Sawit BIRU
161 PT. Perdana Intisawit Perkasa Sawit BIRU
162 PT. Sinar Siak Dian Permai Sawit BIRU
163 PT. Bina Pratama Sakato Jaya Sawit BIRU
164 PT. Hindoli (a Cargil Company) PKS Sungai Lilin Sawit BIRU
165 PT. London Sumatera Indonesia - Unit Sei Lakitan Sawit BIRU
166 PT. London Sumatera Indonesia PKS Turangie Sawit BIRU
167 PT. Perkebunan Nusantara II Kebun Sawit Seberang Sawit BIRU
168 PT. Frisian Flag Indonesia - Plant Ciracas Susu BIRU
169 PT. Nestle Indonesia - Kejayan Factory Susu BIRU
170 PT. Budi Acid Jaya - Divisi Tapioka Labuhan Ratu Tapioka BIRU

DAFTAR PERINGKAT PROPER 2008 - 2009
No Nama Perusahaan Jenis Industri
Peringkat PROPER 2008 - 2009

1 PT. Pertamina (Persero) S&D Region III - Depot Sanggaran Distribusi Migas BIRU -
2 PT. Pertamina (Persero) S&D Region II - Depot Padalarang Distribusi Migas
3 PT. Pertamina (Persero) S&D Region III - Instalasi Tg. Perak Distribusi Migas
4 PT. Pertamina (Persero) DPPU Sepinggan Distribusi Migas
5 PT. Pertamina (Persero) S&D Region IV - Depot Balikpapan Distribusi Migas
6 PT. Pertamina (Persero) S&D Region I - Depot Kertapati Distribusi Migas
7 PT. Pertamina (Persero) S&D Region I - Instalasi Labuan Deli Distribusi Migas
8 CNOOC SES Ltd. (CBU) EP Migas
9 CNOOC SES Ltd. (NBU) EP Migas
10 CNOOC SES Ltd. (SBU) EP Migas
11 PT. Pertamina Hulu Energi Offshore NorthWest Java EP Migas
12 PT. Pertamina EP Area Papua Region KTI EP Migas
13 PT. Pertamina EP Area Jambi Region Sumatera EP Migas
14 PT. Pertamina EP Area Jati Barang Region Jawa EP Migas
15 PT. Pertamina EP Area Cepu Region Jawa EP Migas
16 Kangean Energi Indonesia EP Migas
17 Lapindo Brantas - Lap.Wunut EP Migas
18 PT. Pertagas Jawa Bagian Timur EP Migas
19 Chevron Indonesia Co. - Lawe-Lawe EP Migas
20 Chevron Indonesia Co. - Santan EP Migas
21 Chevron Makassar Ltd. -West Seno FPU EP Migas
22 PT. Pertamina EP Area Bunyu Region KTI EP Migas
23 PT. Total EP Indonesie - BSP EP Migas
24 TAC Pertamina PT. Semberani Persada Oil (EMP Semberah) EP Migas
25 Vico Indonesia - Mutiara Asset EP Migas
26 ConocoPhillips Indonesia Ltd. -Western Hub Ops EP Migas
27 PT. Pertamina EP Area Rantau Region Sumatera EP Migas
28 BOB Pertamina - Bumi Siak Pusako EP Migas
29 Kondur Petroleum EP Migas
30 PT. Chevron Pacific Indonesia - Heavy Oil EP Migas
31 PT. Chevron Pacific Indonesia - Sumatera Light North EP Migas
32 PT. Chevron Pacific Indonesia - Sumatera Light South EP Migas
33 PT. Pertamina EP Unit Bisnis Lirik EP Migas
34 JOB Pertamina Talisman (OK) Ltd. EP Migas
35 PT. Medco EP - Soka Ops. (SS Ext.) EP Migas
36 PT. Pertamina EP Area Prabumulih Region Sumatera EP Migas

PERINGKAT BIRU MINUS

37 PT. Pertamina EP Unit Bisnis Limau EP Migas
38 PT. Pertamina EP Area Pangkalan Susu Region Sumatera EP Migas
39 PT. Geo Dipa Energi - Unit Dieng Geothermal / PLTP
40 PT. PLN (Persero) Tarahan PLTD
41 PT. PLN (Persero) Cilegon PLTGU
42 PT. PJB UP Muara Karang PLTGU
43 PT. PJB UP Muara Tawar PLTGU
44 PT. Indonesia Power UBP Suralaya PLTU
45 PT. Sumber Segara Primadaya PLTU
46 PT. Paiton Energy PLTU
47 PT. PLN (Persero) -Wil KalSel & Teng - Sektor Asam-Asam PLTU
48 PT. PLN (Persero) - Sektor Ombilin PLTU

No Nama Perusahaan Jenis Industri
49 PT. Bukit Bara Utama Tambang Batubara
50 PT. Bukit Sunur Tambang Batubara
51 PT. Arutmin Indonesia - Batulicin Tambang Batubara
52 PT. Arutmin Indonesia - Satui Tambang Batubara
53 PT. Bahari Cakrawala Sebuku Tambang Batubara
54 PT. Marunda Graha Mineral Tambang Batubara
55 PT. Berau Coal - Sambarata Tambang Batubara
56 PT. Fajar Bumi Sakti Tambang Batubara
57 PT. Gunung Bayan Pratama Tambang Batubara
58 PT. Jembayan Muara Bara Tambang Batubara
59 PT. Kideco Jaya Agung Tambang Batubara
60 PT. Mahakam Sumber Jaya Tambang Batubara
61 PT. Multi Harapan Utama Tambang Batubara
62 PT. Tambang Timah Unit Balaikarya Sungailiat Tambang Mineral
63 PT. Tambang Timah Unit PRODA I Sungailiat Tambang Mineral
64 PT. Tambang Timah Unit PRODA II Toboali Tambang Mineral
65 PT. International Nickel Indonesia (INCO) Tambang Mineral
66 PT. Avocet Bolang Mongondow Tambang Mineral
67 PT. Pertamina (Persero) RU VII - Kasim UP Migas
68 PT. Pertamina (Persero) RU VI - Balongan UP Migas
69 PT. Patra SK UP Migas
70 PT. Pertamina (Persero) RU II - Kilang Dumai UP Migas
71 PT. Pertamina (Persero) RU II - Kilang Sei Pakning UP Migas
72 PT. International Chemical Industry (Interkalin) Battery Kering
73 PT. Panasonic Manufacturing Indonesia Elektronik
74 PT. Kyosha Indonesia Elektronik
75 PT. Pharos Indonesia Farmasi
76 PT. Abbott Indonesia Farmasi
77 PT. Kalbe Farma Farmasi
78 PT. Phapros, Tbk. Farmasi
79 PT. Otsuka Indonesia Farmasi BIRU -
80 PT. Angels Product Gula Rafinasi BIRU -
81 PT. Jawa Manis Rafinasi Gula Rafinasi BIRU -
82 PT. Cabot Indonesia Industri Kimia BIRU -
83 PT. BASF Indonesia Industri Kimia BIRU -
84 PT. Indonesia Acids Industry Industri Kimia BIRU -
85 PT. Indo Acidatama, Tbk. Industri Kimia BIRU -
86 PT. Ecogreen Oleochemicals - Batam plant Industri Kimia BIRU -
87 PT. Ecogreen Oleochemicals - Medan Plant Industri Kimia BIRU -
88 PT. Asahimas Flat Glass, Tbk. Kaca BIRU -
89 PT. American Standard Indonesia Keramik BIRU -
90 PT. Keramik Diamond Keramik BIRU -
91 PT. Indah Kiat Pulp & Paper - Serang Mills Kertas BIRU -
92 PT. Pelita Cengkareng Paper Kertas BIRU -
93 PT. Fajar SuryaWisesa, Tbk. Kertas BIRU -
94 PT. Papertech Indonesia Kertas BIRU -
95 PT. Papyrus Sakti Paper Mill Kertas BIRU -
96 PT. Parisindo Pratama Kertas BIRU -
97 PT. Pindo Deli Pulp and Paper Mills - 1 Kertas BIRU -
98 PT. Pindo Deli Pulp and Paper Mills - 2 Kertas BIRU -

No Nama Perusahaan Jenis Industri
Peringkat PROPER 2008 - 2009

99 PT. Pura Barutama Kertas BIRU -
100 PT. Adiprima Suraprinta Kertas BIRU -
101 PT. Ekamas Fortuna Kertas BIRU -
102 PT. Pabrik Kertas Indonesia (Pakerin) Kertas BIRU -
103 PT. Pabrik Kertas Tjiwi Kimia, Tbk. Kertas BIRU -
104 PT. Surya Zig Zag Kertas BIRU -
105 PT. YKK AP Indonesia Lain-lain (Al profile) BIRU -
106 PT. NX Indonesia Lain-lain (Magnet) BIRU -
107 PT. GE Lighting Indonesia Lampu BIRU -
108 PT. Philip Indonesia Lampu BIRU -
109 PT. Miwon Indonesia MSG BIRU -
110 PT. Gemala Kempa Daya Otomotif BIRU -
111 PT. Hyundai Indonesia Motor Otomotif BIRU -
112 PT. BlueScope Steel Indonesia Pelapisan logam BIRU -
113 PT. Pelat Timah Nusantara (LATINUSA) Pelapisan logam BIRU -
114 PT. Galvindo Ampuh Pelapisan logam BIRU -
115 PT.Walsin Lippo Industries Pelapisan logam BIRU -
116 PT. Indonesia Steel TubeWork (ISTW) Pelapisan logam BIRU -
117 PT. New Simomulyo Pelapisan logam BIRU -
118 PT. Sepanjang Baut Sejahtera Pelapisan logam BIRU -
119 PT. Timur Megah Steel Pelapisan logam BIRU -
120 PT. Growth Sumatera (Steel Mill) Peleburan Logam BIRU -
121 PT. Gunung Gahapi Sakti Peleburan Logam BIRU -
122 PT. Essar Indonesia Pengolahan Logam BIRU -
123 PT. Clariant Petrokimia BIRU -
124 PT. Dongjin Indonesia Petrokimia BIRU -
125 PT. Dow Chemical Indonesia Petrokimia BIRU -
126 PT. Mitsubishi Chemical Indonesia Petrokimia BIRU -
127 PT. Pacinesia Chemical Industry Petrokimia BIRU -
128 PT. Polypet Karyapersada Petrokimia BIRU -
129 PT. Dystar Colours Indonesia - Gabus Plant Pewarna Tekstil BIRU -
130 PT. Petrokimia Gresik Pupuk BIRU -
131 PT. Indonesia Synthetic Textile Mills (ISTEM) Tekstil BIRU -
132 PT. Teijin Indonesia Fiber, Tbk. (TIFICO) Tekstil BIRU -
133 PT. Samitex Sewon Tekstil BIRU -
134 PT. Yogyakarta Tekstil Tekstil BIRU -
135 PT. Century Tekstil Industri (Centex) Tekstil BIRU -
136 PT. Mulia Knitting Factory, Ltd. Tekstil BIRU -
137 CV. Sungai Indah Tekstil Tekstil BIRU -
138 PT. Ateja Multi Industri Tekstil BIRU -
139 PT. Ateja Tritunggal Tekstil BIRU -
140 PT. Bhineka Karya Manunggal Tekstil BIRU -
141 PT. Bintang Agung Tekstil BIRU -
142 PT. Central Georgette Nusantara (CGN) Tekstil BIRU -
143 PT. Central Texindo Tekstil BIRU -
144 PT. Dactex Indonesia Tekstil BIRU -
145 PT. Gistex (Lagadar) Tekstil BIRU -
146 PT. Grandtex Tekstil BIRU -
147 PT. Himalaya Tunas Texindo Tekstil BIRU -
148 PT. Insan Sandang Internusa Tekstil BIRU -

No Nama Perusahaan Jenis Industri
Peringkat PROPER
2008 - 2009

149 PT. Kahatex I Tekstil BIRU -
150 PT. Kahatex II Tekstil BIRU -
151 PT. Kukuh Tangguh Sandang Mill (KTSM) Tekstil BIRU -
152 PT. Polyfin Canggih Tekstil BIRU -
153 PT. Pulau Mas Texindo Tekstil BIRU -
154 PT. Trisula Textile Industries Tekstil BIRU -
155 PT. Apac Inti Corpora Tekstil BIRU -
156 PT. Dan Liris Tekstil BIRU -
157 PT. Daya Manunggal Tekstil (Damatex) Tekstil BIRU -
158 PT. Mutu Gading Tekstil Tekstil BIRU -
159 PT. SariWarna Asli Textile Industry - Unit III Tekstil BIRU -
160 PT. SariWarna Asli Textile Industry - Unit IV Tekstil BIRU -
161 PT. Sri Rejeki Isman (Sritex) Tekstil BIRU -
162 PT. Tyfountex Indonesia Tekstil BIRU -
163 PT. Paberik Tekstil Kasrie Tekstil BIRU -
164 PT. Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) Jasa Pengolah LB3 BIRU -
165 PT. Hyundai Inti Development Kawasan Industri BIRU -
166 PT. Lippo Cikarang Kawasan Industri BIRU -
167 PT. Ngoro Industrial Persada (NIP) Kawasan Industri BIRU -
168 PT. Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER) Kawasan Industri BIRU -
169 PT. Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) Kawasan Industri BIRU -
170 PT. Batamindo Investment Cakrawala Kawasan Industri BIRU -
171 PT. Kawasan Industri Makassar (KIMA) Kawasan Industri BIRU -
172 PT. Alp Petro Industry ( AGIP) Pengolah Oli Bekas BIRU -
173 PT. Amarta Carragenan Indonesia Agar-Agar BIRU -
174 PT. Madu Baru PG Madukismo Gula BIRU -
175 PT. Perkebunan Nusantara IX (Persero) PG Gondang Baru Gula BIRU -
176 PT. Perkebunan Nusantara X (Persero) PG Gempolkrep Gula BIRU -
177 PT. Perkebunan Nusantara X (Persero) PG Mojopanggoong Gula BIRU -
178 PT. Perkebunan Nusantara X (Persero) PG Tjoekir Gula BIRU -
179 PT. Perkebunan Nusantara XI (Persero) PG Semboro Gula BIRU -
180 PT. Perkebunan Nusantara XI (Persero) PG Soedhono Gula BIRU -
181 PT. PG Candi Baru Gula BIRU -
182 PT. PG Rajawali I Unit PG Krebet Baru II Gula BIRU -
183 PT. Perkebunan Nusantara II Kwala Madu Gula BIRU -
184 PT. Batang Hari Tembesi Karet BIRU -
185 PT. Hok Tong - Banjarmasin Karet BIRU -
186 PT. Perkebunan Nusantara VII (Persero) Unit Usaha Kedaton Karet BIRU -
187 PT. Perkebunan Nusantara VII (Persero) Unit Usaha Pematang Kiwah Karet BIRU -
188 PT. Perkebunan Nusantara VII (Persero) Unit Usaha Tulung Buyut Karet BIRU -
189 PT. Adei Crumb Rubber Industry Karet BIRU -
190 PT. Bakrie Sumatera Plantation - Bunut Factory Karet BIRU -
191 PT. Bridgestone Sumatera Rubber Estate Karet BIRU -
192 PT. Pantja Surya Karet BIRU -
193 PT. Heinz ABC Indonesia Kecap BIRU -
194 PT. Bukit Kapur Reksa Minyak Goreng BIRU -
195 PT. Great Giant Pineapple Corporation - Divisi Nenas Pengalengan Nenas BIRU -
196 PT. Kutai Timber Indonesia Plywood BIRU -
197 PT. Agro Mitra Madani (Bakrie Sumatera Plantation) Sawit BIRU -
198 PT. Asiatic Persada PKS Sei Kandang Sawit BIRU -

No Nama Perusahaan Jenis Industri
Peringkat PROPER 2008 - 2009
199 PT. Inti Indosawit Subur I - Muara Bulian Sawit BIRU -
200 PT. Bersama Sejahtera Sakti - Unit Gunung Aru Factory Sawit BIRU -
201 PT. Smart, Tbk. - PKS Batu Ampar Sawit BIRU -
202 PT. Agro Indomas PKS Terawan Sawit BIRU -
203 PT. Gunung Sejahtera Dua Indah Sawit BIRU -
204 PT. Rea Kaltim Plantations Sawit BIRU -
205 PT. Gunung Maras Lestari Sawit BIRU -
206 PT. Adei Plantation Sawit BIRU -
207 PT. Eka Dura Indonesia Sawit BIRU -
208 PT. Inti Indosawit Subur II - Buatan Sawit BIRU -
209 PT. Salim Ivomas Pratama - PKS Balam Sawit BIRU -
210 PT. Sari Lembah Subur 1 - PKS Ukui Sawit BIRU -
211 PT. Sinar Perdana Caraka Sawit BIRU -
212 PT. Tunggal Perkasa Plantation Sawit BIRU -
Sawit BIRU -
214 PT. UnggulWidya Teknologi Lestari - PMKS Baras Sawit BIRU -
215 PT. Incasi Raya - Pangian POM Sawit BIRU -
216 PT. Pasaman Marama Sejahtera Sawit BIRU -
217 PT. Selago Makmur Sawit BIRU -
218 PT. Sumber Andalas Kencana Sawit BIRU -
219 PT. Buluh Cawang Plantation - PKS Dabuk Rejo Sawit BIRU -
220 PT. Perkebunan Nusantara VII (Persero) Unit Usaha Betung Sawit BIRU -
221 PT. Hari Sawit Jaya - PMKS Negeri Lama Satu (Sei Bilah) Sawit BIRU -
222 PT. Perkebunan Nusantara III Kebun Aek Torop Sawit BIRU -
223 PT. Smart, Tbk. - Padang Halaban Mill Sawit BIRU -
224 PT. Socfin Indonesia Aek Loba - Tanah Gambus Sawit BIRU -
225 PT. Socfin Indonesia PKS Bangun Bandar Sawit BIRU -
226 PT. SARI HUSADA - Unit 1 Yogyakarta Susu BIRU -
227 PT. Budi Acid Jaya - Divisi Tapioka Ketapang Tapioka BIRU -
228 PT. Florindo Makmur Tapioka BIRU -
229 PT. Great Giant Pineapple Corporation - Divisi Tapioka Tapioka BIRU -
213 PT. Letawa

PERINGKAT MERAH
DAFTAR PERINGKAT PROPER 2008 - 2009
No Nama Perusahaan Jenis Industri
Peringkat PROPER 2008 - 2009
1 PT. Pertamina (Persero) S&D Region I - Depot Pematang Siantar Distribusi Migas MERAH
2 TAC Pertamina - Binawahana Petrindo Meruap EP Migas MERAH
3 TAC Pertamina PT. Insani Mitrasani Gelam (EMP Gelam) EP Migas MERAH
4 Hess (Pangkah) Ltd. EP Migas MERAH
5 PT. Total EP Indonesie - Tatun (CPU) EP Migas MERAH
6 EMP Bentu Korinci (Kalila) EP Migas MERAH
7 PT. Pertamina EP Area Lirik Region Sumatera EP Migas MERAH
8 PT. Pertamina EP Area Pendopo Region Sumatera EP Migas MERAH
9 PT. PLN (Persero) PLTD Bengkulu PLTD MERAH
10 PT. PLN (Persero) Titi Kuning PLTD MERAH
11 PT. PLN (Persero) - Unit Pembangkit Tanjung Jati B PLTU MERAH
12 PT. PLN (Persero) Sektor Belawan PLTU / PLTGU MERAH
13 PT. Borneo Indobara Tambang Batubara MERAH
14 PT. Jorong Barutama Greston Tambang Batubara MERAH
15 PT. Indomuro Kencana Tambang Batubara MERAH
16 PT. Indominco Mandiri Tambang Batubara MERAH
17 PT. Tanito Harum Tambang Batubara MERAH
18 PT. Riau Bara Harum Tambang Batubara MERAH
19 PT. Tambang Timah Unit PRODA I Belinyu Tambang Mineral MERAH
20 PT. Siemens Indonesia Elektronik MERAH
21 PT. Omedata Electronics Elektronik MERAH
22 PT. Sanyo Electronics Indonesia Elektronik MERAH
23 PT. Mekar Armada Jaya (New Armada) Karoseri Kendaraan MERAH
24 CV. Setia Kawan Kertas MERAH
25 PT. Kertas Leces (Persero) Kertas MERAH
26 PT. Bondi Syad Mulia (Mulcindo) Pelapisan logam MERAH
27 PT. Pacific Coating Pelapisan logam MERAH
28 PT. InterWorld Steel Mills Indonesia Peleburan Logam MERAH
29 PT. Gunung Gahapi Bahara Peleburan Logam MERAH
30 PT. Gunung Garuda Peleburan Logam MERAH
31 PT. Barawaja Peleburan Logam MERAH
32 PT. Standar Toyo Polymer (Statomer) Petrokimia MERAH
33 PT. Colorindo Aneka Chemicals Pewarna Tekstil MERAH
34 PT. Argo Pantes Tekstil MERAH
35 PT. Pismatex Textile Industry Tekstil
36 PT. Primatexco Indonesia Tekstil
37 PT. Tiga Manunggal Tekstil (Timatex) Tekstil
38 PT. Nusatama Properta Panbil Kawasan Industri
39 PT. Kawasan Industri Medan – I (KIM-I) Kawasan Industri
40 PT.Wiraswasta Gemilang Indonesia (WGI) Pengolah Oli Bekas
41 PT. PG Rajawali II Unit PG Jatitujuh Gula
42 PT. PG Rajawali II Unit PG Karang Suwung Gula
43 PT. PG Rajawali II Unit PG Sindang Laut Gula
45 PT. PG Rajawali II Unit PG Tersana Baru Gula
46 PT. Perkebunan Nusantara IX (Persero) PG Pangkah Gula
47 PT. Perkebunan Nusantara IX (Persero) PG Sragi Gula
48 PT. Kebon Agung PG Kebon Agung Gula
49 PT. Perkebunan Nusantara X (Persero) PG Djombang Baru Gula
50 PT. Perkebunan Nusantara XI (Persero) PG Assembagoes Gula
51 PT. Perkebunan Nusantara XI (Persero) PG Djatiroto Gula
44 PT. PG Rajawali II Unit PG Subang Gula MERAH

No Nama Perusahaan Jenis Industri
Peringkat PROPER
52 PT. Perkebunan Nusantara XI (Persero) PG Pagottan Gula
53 PT. Perkebunan Nusantara XI (Persero) PG Pradjekan Gula
54 PT. Perkebunan Nusantara XI (Persero) PG Rejosarie Gula
55 PT. PG Rajawali I Unit PG Krebet Baru I Gula
56 PT. PG Rajawali I Unit PG Rejo Agung Baru Gula
57 PT. Gula Putih Mataram Gula
58 PT. Perkebunan Nusantara VIII (Persero) Kebun Jalupang Karet
59 PT. Pancasamudera Simpati Karet
60 PT. Prasidha Aneka Niaga Karet
61 PT. Rubber Hocklie Karet
62 PT. Pulau Sambu Guntung Minyak Kelapa
63 PT. Satya Raya IndahWoodbased Plywood
64 PT. Sumalindo Lestari Jaya Plywood
65 PT. Surya Satrya Timur Plywood
66 PT. Agro Muko - Mukomuko POM Sawit
67 PT. Sinar Dinamika Kapuas Sawit
68 PT. Perkebunan Nusantara XIII (Persero) PMS Long Pinang Sawit
69 PT. Gunung Sawit Bina Lestari Sawit
70 PT. Sahabat Mewah dan Makmur Sawit
71 PT. Sumber Indah Perkasa - Sungai Buaya Mill Sawit
72 PT. Aneka Inti Persada - Teluk Siak Factory Sawit
73 PT. Ivo Mas Tunggal - PKS Sam-Sam Sawit MERAH
74 PT. Padasa Enam Utama - PMKS Kaliantan Dua Sawit MERAH
75 PT. Perkebunan Nusantara V - PKS Sei Buatan Sawit MERAH
76 PT. Perkebunan Nusantara V - PKS Sei Tapung Sawit MERAH
77 PT. Perkebunan Nusantara V - PKS Tanjung Medan Sawit MERAH
78 PT. Perkebunan Nusantara V (Persero) Unit Sei Galuh Sawit MERAH
79 PT. Tor Ganda PKS Rantau Kasai Sawit MERAH
80 PT. Tidar Kerinci Agung Sawit MERAH
81 PT. Cipta Futura - PMKS Ujan Mas Sawit MERAH
82 PT. Perkebunan Nusantara IV Kebun Bah Jambi Sawit MERAH

PERINGKAT MERAH MINUS
No Nama Perusahaan Jenis Industri
Peringkat PROPER 2008 - 2009
1 JOB Pertamina Petrochina Salawati EP Migas MERAH -
2 TAC Pertamina Intermega Salawati EP Migas MERAH -
3 JOB Pertamina Petrochina Tanjung Jabung EP Migas MERAH -
4 CITIC Seram Ltd. EP Migas MERAH -
5 Kalrez Petroleum Ltd. EP Migas MERAH -
6 KSO Benakat Barat Petroleum EP Migas MERAH -
7 PT. PLN (Persero) -Wil SulSel & SulTra UB I - Sektor Tello PLTD MERAH -
8 PT. Bukit Baiduri Energy Tambang Batubara MERAH -
9 PT. Mandiri Inti Perkasa Tambang Batubara MERAH -
10 PT. Tambang Timah Unit PRODA II P. Belitung Tambang Mineral MERAH -
11 PT. Tambang Timah Unit Pusat Metalurgi Mentok Tambang Mineral MERAH -
12 PT. Sumi Asih Industri Kimia MERAH -
13 PT. Medco Methanol Bunyu Industri Kimia MERAH -
14 PT. Bukit Muria Jaya Kertas MERAH -
15 PT. Surabaya Agung Industri Pulp & Kertas, Tbk. Kertas MERAH -
16 PT. Cheil Jedang Indonesia - Pasuruan MSG MERAH -
17 PT. Galvindo Inti Selaras Pelapisan logam MERAH -
18 PT. Hanil Jaya Steel Peleburan Logam MERAH -
19 PT. Tobu Indonesia Steel CO. LTD Peleburan Logam MERAH -
20 PT. Central Georgette Nusantara Printing Mill (CGNP) Tekstil MERAH -
21 PT. Dunia Setia Sandang Asli Textile (Duniatex) Tekstil MERAH -
22 PT. Iskandar Indah Printing Textile (Iskandartex) Tekstil MERAH -
23 PT. Loji Kanakatama Textile (Lokatex) MERAH -
24 PT. New Minatex Tekstil MERAH -
25 PT. Agar Sehat Makmur Lestari Agar-Agar MERAH -
26 PT. Satelit Sriti Agar-Agar MERAH -
27 PT. Kanasritex Tekstil MERAH -
28 PT. Kebon Agung PG Trangkil Gula MERAH -
29 PT. Perkebunan Nusantara IX (Persero) PG Jatibarang Gula MERAH -
30 PT. Perkebunan Nusantara XI (Persero) PG Kedawoeng Gula MERAH -
31 PT. Hok Tong - Jambi Karet MERAH -
32 PT. Perkebunan Nusantara V (Persero) Unit Sei Lindai Karet MERAH -
33 PT.Wijaya Tri Utama Plywood Industries Plywood MERAH -
34 PT. Perkebunan Nusantara VIII (Persero) Kebun Kertajaya Sawit MERAH -
35 PT. Kresna Duta Agrindo PKS Jelatang Sawit MERAH -
36 PT. Kresna Duta Agrindo PKS Langling Sawit MERAH -
PERINGKAT MERAH MINUS
DAFTAR PERINGKAT PROPER 2008 - 2009
37 PT. Perkebunan Nusantara VI (Persero) PKS Pinang Tinggi Sawit MERAH -
38 PT. Swakarsa Sinar Sentosa Sawit MERAH -
39 PT. Djuandasawit Lestari Sawit MERAH -
40 PT. Gutrie Peconina Indonesia Sawit MERAH -
41 PT. Eastern Sumatera Indonesia - Bukit Maradja POM Sawit MERAH -
42 PT. Perkebunan Nusantara III - PMKS Sei Baruhur Sawit MERAH -
43 PT. Perkebunan Nusantara III Sei Kambing PKS Sei Silau Sawit MERAH -
44 PT. Siringo Ringo Sawit MERAH -
45 PT. Indo Lakto - Jakarta Susu MERAH -
46 PT. Indo Lakto - Pasuruan Susu MERAH -
47 PT. Teguhwibawa Bhaktipersada Tapioka MERAH -
48 PT.Wirakencana Adiperdana Tapioka MERAH -

1 JOB Pertamina Golden Spike EP Migas
2 PT. Lanna Harita Tambang Batubara
3 PT. Platinum Ceramic Industries Keramik
4 PT. Kertas Basuki Rachmat Kertas
5 PT. Suparma, Tbk. Kertas
6 PT. Surya Pamenang Kertas
7 PT. PDM Indonesia Kertas
8 Pabrik Cambrik Gabungan Koperasi Batik Indonesia (PC GKBI) Tekstil
9 PT. Hanil Indonesia Tekstil
10 PT. Mermaid Textile Industry Indonesia (Mertex) Tekstil
11 PT. Agarindo Bogatama Agar-Agar
12 PT. Centram Agar-Agar
13 PT. Charoen Pokhpand Indonesia Ayam Beku
14 PT. PG Gorontalo Gula
15 PT. Perkebunan Nusantara IX (Persero) PG Rendeng Gula
16 PT. Perkebunan Nusantara IX (Persero) PG Sumberharjo Gula
17 PT. Perkebunan Nusantara XIV (Persero) PG Camming Gula
18 PT. Perkebunan Nusantara VIII (Persero) Perkebunan Cikumpai Karet
19 PT. Perkebunan Nusantara XIII Kebun Danau Salak Karet
20 PT. Karini Utama Karet
21 PT. Salim Ivomas Pratama - Bitung Minyak Kelapa
22 PT. Bali Maya Permai Pengolahan Ikan
23 PT. Maya Food Industries Pengolahan Ikan
24 CV. Pasific Harvest Pengolahan Ikan
25 PT. Aneka Tuna Indonesia Pengolahan Ikan
26 PT. Avila Prima Intra Makmur Pengolahan Ikan
27 PT. Blambangan Raya Pengolahan Ikan
28 PT. Maya Muncar Pengolahan Ikan
29 PT. Rex Canning Indonesia Pengolahan Ikan
30 PT. Sumber Yalasamudera Pengolahan Ikan
31 PT. Bitung Mina Utama Pengolahan Ikan
32 PT. Deho Canning Company Pengolahan Ikan
33 PT. Manadomina Citrataruna Pengolahan Ikan
34 PT. Sinar Pure Foods International Pengolahan Ikan
35 PT. Sumatera Timber Utama Damai Plywood

2008 – 2009
PERINGKAT HITAM
DAFTAR PERINGKAT PROPER 2008 - 2009
36 PT. Albasi Parahyangan Plywood HITAM
37 PT. Sari Bumi Kusuma Plywood HITAM
38 PT. Basirih Industrial Corporation Plywood HITAM
39 PT. Daya Sakti Unggul Corporation Plywood HITAM
40 PT. Hendratna Plywood Plywood HITAM
41 PT. Inne Dong Wha Development Plywood HITAM
42 PT. Intracawood Manufacturing Plywood HITAM
43 PT. Kayu Lapis Asli Murni Plywood HITAM
44 PT. Agri Andalas - PMKS Sukaraja Sawit HITAM
45 PT. Perkebunan Nusantara VI (Persero) PKS Bunut Sawit HITAM
46 PT. Bintang Harapan Desa Sawit HITAM
47 PT. Mitra Austral Sejahtera Sawit HITAM
48 PT. Perkebunan Nusantara XIII (Persero) Gunung Meliau Sawit HITAM
49 PT. SIME Indo Agro Sawit HITAM
50 PT. Sinar Kencana Inti Perkasa - Kb. Sekupang Sawit HITAM
51 PT. Indotruba Tengah Sawit HITAM
52 PT.Wana Sawit Subur Lestari Sawit HITAM
53 PT. SteelindoWahana Perkasa Sawit HITAM
54 PT. Ultrajaya Milk Industry Susu HITAM
55 PT. Bumi Sari Prima Tapioka HITAM
56 PT. Sumatera Tapioka Tapioka HITAM

BINTANG FILM





SEKSI......
SERONOK....
TIADA DUANYA............

GALAKSI





ALANGKAH INDAHNYA
ALANGKAH SEKSINYA